Pondok Labu

Kawasan Pondok Labu dewasa ini menjadi sebuah kelurahan dengan nama yang sama, termasuk wilayah Kec. Cilandak, Kotamadya Jakarta Selatan. Nama kawasan itu diambil dari kata majemuk: pondok dan labu. Pondok berarti "gubuk", atau "dangau-dangau tempat pemondokan" atau "tempat penginapan sementara". Labu adalah nama macam-macam tanaman merambat, antara lain labu besar yang biasa dimakan (Fillet 1888:193). Kata majemuk pondok-labu dapat berarti "pondok atau gubuk yang dirambati (tanaman) labu".

Kawasan Pondok Labu baru disebut-sebut pada tahun 1803 sebagai milik Pieter Walbeck, disamping Cinere dan Lebak Bulus yang pada jaman dulu oleh orang-orang Belanda biasa disebut Simplicitas (baca Simplisitas). Di kawasan Pondok Labu tuan tanah tersebut mempunyai penggilingan padi dan sebuah rumah peristirahatan yang diberi nama Simplicitas (De Haan 1910,(1): 103). Pada peta yang dibuat oleh Topographisch Bureau, Batavia 1900, penggilingan padi dan rumah peristirahatan itu terletak tidak begitu jauh dari Kali Pesanggrahan, sebelah utara Rempoa.