Poedjangga Baru

Majalah kebudayaan umum dan kesusastraan yang terbit pertama kali pada bulan Juli 1933 di Jakarta. Pimpinan umumnya adalah Armijn Pane dan Sutan Takdir Alisjahbana dengan pembantu tetap Sanusi Pane, Dr. Mandank, Arnir Hamzah, dan Ipih A.Hadi. Semboyan majalah ini semula adalah 'Majalah kesusastraan dan Bahasa', kemudian berubah menjadi 'Pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan baru, kebudayaan, dan persatuan' (1936).

Secara garis besar, perkembangan majalah ini mengalami tiga tahap, yaitu fase penerbitan tahun 1933-1942 (dilarang Jepang), fase penerbitan tahun 1948-1953, dan fase tahun 1954 sampai tahun 1962 sebagai majalah konfrontasi. Terbitnya majalah ini merupakan obsesi dari para sastrawan muda Indonesia yang ingin memajukan dunia sastra Indonesia.