PETRUS KANISIUS OJONG

Salah satu tokoh pers Indonesia. Bersama Jakob Oetama, ia mendirikan harian Kompas dan perusahaan penerbitan Gramedia, suatu kelompok perusahaan besar di Indonesia. Ia adalah pemimpin redaksi mingguan Star Weekly (1951-1960). Lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat dengan nama Auwjong Peng Koen dan meninggal di Jakarta 31 Mei 1980. Setamat Sekolah Guru HCK di Jatinegara, Jakarta (1940), ia memulai karir sebagai guru sekolah dasar di Jakarta (hingga 1944). Karirnya di bidang pers diawali sebagai wartawan, merangkap anggota redaksi harian Keng Po dan mingguan Star Weekly. Selain itu ia juga kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), dan lulus pada tahun 1951. Namun, kecintaannya pada profesi wartawan dan penulis tidak terpengaruh oleh gelar itu.

Setelah Star Weekly dilarang terbit oleh pemerintah Orde Lama, Ojong mendirikan perusahaan kecil percetakan dan penerbitan PT Sakawidya (1961), yang kelak menjadi PT Gramedia. Dua tahun kemudian ia bersama rekannya menerbitkan Intisari, majalah ilmu pengetahuan populer. Dua tahun kemudian ia mendirikan harian Kompas.

Di samping keberhasilan sebagai wartawan, penulis, dan pengusaha, Ojong termasuk tokoh terpandang dalam masyarakat. Ia giat dalam berbagai bidang sosial, bahkan turut mengelola berbagai organisasi dalam kemasyarakatan. Ia adalah anggota pengurus Partai Katolik (1964-1968) serta Bendahara II Federasi Penerbit Surat Kabar Indonesia (1967-1969). Ia juga pencetus konsep asimilasi. Selain itu, Ojong dikenal pula sebagai tokoh pembela keadilan. Ia giat dalam Lembaga Bantuan Hukum sejak 1971 hingga akhir hayatnya.