Pasar Minggu

Pasar di wilayah Kelurahan Pasar Minggu yang menjadi pusat perekonomian di Jakarta Selatan. Sebelum tahun 1920 lokasi Pasar Minggu di Kampung Lio pinggir Kali Ciliwung. Dahulu bangunan pasar terbuat dari bambu beratapkan bahan atep, kegiatan pasar hanya berlangsung di hari Minggu. Di sana dijual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dan pakaian, juga terdapat kegiatan judi seperti dadu kopyok dan merupakan pangkalan ronggeng yang dikenal dengan sebutan Doger. Kegiatan pasar berlangsung dari pukul 07.00 dan berakhir pukul 10.00.

Tahun 1920 lokasi Pasar Minggu dipindah ke dekat jalan dekat rel kereta api, berseberangan dengan terminal bus. Meskipun kegiatan hanya pada hari Minggu saja dan lokasi belum permanen, namun sudah mulai bermunculan pedagang Cina yang menjual beras setiap hari. Tahun 1930 pemerintah Belanda membangun pasar dengan lantai ubin bertiang besi dan beratap seng. Lokasinya di terminal bus dan lokasi PD Pasar Jaya. Pasar tersebut menjual berbagai macam kebutuhan seharihari, pakaian dan juga buah-buahan. Kegiatannya pun tidak hanya berlangsung hari Minggu saja, namunpalingramaipada hariMinggu. Kemudian pada tahun 1921 jalan yang menghubungkan Pasar Minggu dan Manggarai diperkeras dengan batu.