Pasar Daging

Pasar yang berupa los daging terletak di sudut Stadsbuitengracht di sebelah utara S. Ancol, dekat tempat pemotongan hewan. Hewan-hewan potong biasanya didatangkan dari luar Jakarta. Waktu itu pasar daging tidak seramai pasar Ikan karena konsumsi daging juga tidak terlalu banyak. Meskipun demikian para penjual sibuk memotong dan menimbang berbagai jenis daging hewan dan daging binatang buruan. Daging sapi dijual empat stuiver untuk satu pon. Sampai siang hari kegiatan di pasar ini masih ramai. Bangunan pasar ini menjadi satu dengan pasar ikan. Mula-mula terletak di bagian timur sungai, namun sejak tahun 1672 pasar ikan dipindahkan ke pinggir sungai sebelah barat sedangkan pasar daging masih tetap.