PACUAN ANJING

Arena balap anjing yang terletak di kawasan GOR Senayan, disebut juga toto greyhound, mengambil nama jenis anjing yang ikut dipertandingkan balap adu cepat lari. Untuk setiap satu putaran diikuti oleh enam ekor anjing, dan para penonton menjadi petaruh berdasarkan nomor punggung si anjing. Taruhan tersebut juga dapat diikuti oleh bukan penonton langsung, dengan cara membeli kupon yang diedarkan oleh kurang lebih 9.000 agen yang tersebar di seluruh penjuru Jakarta. Pacuan ini dibuka tahun 1973 di masa Gubernur Ali Sadikin dan ditutup tahun 1978 saat Gubernur Tjokropranolo berkuasa. Pada masanya, pacuan anjing ini cukup banyak memberikan masukan ke kas Pemda DKI Jakarta, yang mencapai Rp. 3 milyar setahun. Namun kemudian ditutup sendiri oleh Pemda karena dianggap sebagai arena perjudian.