Oud Bataviaasche Museum

Museum kota yang dibangun pada tanggal 14 Agustus 1936. Bataviaasche Genootschap di Batavia pada pertengahan abad ke-19 memang tengah memusatkan perhatian kepada bidang ilmu-ilmu kebudayaan. Dud Bataviaasche Museum dibuat di sebuah gudang Geo Wehry yang ditetapkan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai suatu monumen. Gudang bekas gereja Nieuw Hollandse Kerk itu dibangun tahun 1848. Banyak yang menduga kalau di lahan itu dikuburkan bekas Gubernur Jenderal Belanda, Jan Pieterszoon Coen pada tahun 1937. Bekas gudang itulah yang dijadikan Oud Bataviaasche Museum. Di bagian tengah museum itu dibangun monumen peringatan untuk gubernur jenderal tersebut. Koleksi museum itu terdiri atas perabot rumah tangga antara abad ke17 dan 19, porselen Cina dan Belanda, lukisan wajah gubernur jenderal yang pernah berkuasa di Jakarta, dan benda-benda lainnya.

Beberapa museum yang dulu berada di bawah naungan yayasan, karena kurang mampu membiayai pengelolaannya kemudian diserahkan kepada pemerintah pusat. Pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, melaksanakan rehabilitasi bangunan lama museum dan mendirikan bangunan bam. Secara berangsur-angsur museum-museum itu ditetapkan menjadi Museum Negeri pada tingkat propinsi. Demikian juga Oud Bataviasche Museum yang dijadikan Museum Sejarah Jakarta (1974) oleh pemerintah DKI Jakarta. Museum ini kemudian dipindahkan
ke gedung lebih luas, yaitu bekas gedung stadhuis (Balai Kota) yang dibangun pada abad ke-18.