Oni Binti Entong

Seorang seniman Topeng Betawi. Lahir di Kampung Asem-Gonsen Cijantung tahun 1940 dari pasangan Bapak Entong dan Ibu Joni. Tahun 1956 ia menikah dengan Tambun, seniman topeng juga, dan dikaruniai 2 orang anak. Setelah setahun bercerai, pada tahun 1969 ia menikah lagi dengan Hasyim yang dikaruniai seorang anak. Oni hanya menempuh pendidikan sampai kelas satu di Sekolah Rakyat Kebon Sirih.

Sejak kecil lingkungan dia tinggal telah menjadikannya akrab dengan dunia seni Topeng Betawi. Hal itu disebabkan karena keturunan dari kakek dan orang tuanya yang merupakan penari topeng. Bahkan ia mulai tampil sejak usia 7 tahun. Oleh pamannya sering dilibatkan dalam pementasan bukan saja sebagai penari namun juga sebagai penyanyi. Sejak tahun 1947 ia selalu berpindah-pindah dari satu group kesenian Betawi ke group kesenian Betawi lainnya, dan sejak tahun 1970-an Oni tetap di perkumpulan seni Topeng Betawi Haji Bokir Jiun (perkumpulan Setia Warga). Sejak usia 7 tahun hingga menikah ia menjadi penari-penyanyi (sinden Betawi) yang populer dan sering menjadi bintang tamu di berbagai group kesenian Betawi.

Oni yang pernah menjadi bintang di perkumpulan topeng Nasir ini sebagai sinden Betawi mengusai beberapa pakem diantaranya ngelontang, lambang sari dan lipat-ganda. Oni tampil tidak hanya di daerah Jakarta tetapi sampai ke Palembang, Baturaja serta Yogyakarta. Ia pun beberapa kali tampil di TVRI bahkan main di beberapa film selain paket lenong dengan judul Banyolan Tukang Daun, seperti dalam film Si Pitung Bangkit Kembali dan Si Ronda.