Nyarap

Satu kebiasaan berupa makan pagi (sarapan) dengan memakan umbi-umbian berupa ubi dan singkong rebus serta segelas kopi, dan teh manis untuk anak-anak. Mereka yang belum dapat mencari uang tidak dibenarkan minum kopi. Kadangkala makanan untuk nyarap dibeli dari penjaja keliling, berupa nasi uduk dan ketan urap.

Kebiasaan nyarap ini banyak terdapat di Betawi, waktunya antara pukul 05.00 (sesudah shubuh) sampai dengan pukul 07.00 pagi. Nyarap tidak selalu mengambil tempat di meja makan, kadang juga dilakukan sambil jongkok di depan perapian dapur seraya menghangatkan tubuh. Sewaktu nyarap, keluarga makan bersama, setelah itu anak-anak pergi ke sekolah dan ayah menuju tempat bekerja. Tak jarang anak-anak tidak melakukan nyarap bersama. Kalau tidak nyarap mereka diberi uang untuk jajan oleh ayahnya.