NASI BERKAT

Sebungkus nasi putih dilengkapi lauk-pauk terdiri dari semur daging, pesmol ikan bandeng, perkedel, serondeng, gule buncis atau acar kuning, dan emping. Berkat biasanya diberikan oleh yang punya hajat (misalnya acara tamatan Al Qur'an, akeke, dll) kepada para tamu yang datang untuk dibawa pulang.

Nasi berkat dalam tradisi Betawi dibungkus dengan memakai daun jati atau daun teratai dan dimasukkan ke bongsong. Untuk sekarang ini sering dipakai daun pisang batu atau rukup dengan boks karton dimasukkan ke dalam kantong plastik. Nasi berkat sesuai dengan namanya berarti mendapat berkah atau oleh-oleh sebagai tanda terima kasih sohibul hajat. Biasanya bungkusan nasi berkat ini diberikan ketika tamu sudah selesai makan-makan dan mau pulang.