Madus Bauer

Pelukis generasi Indie-Mooi, bernama lengkap Marius Alexander Jacques (Matius) Bauer dan berkebangsaan Belanda. Lahir di Hague 25 Januari 1867. Sewaktu menjadi murid di Akademi Seni di Hague diajar oleh S. Van Witsen. Pelukis, penggambar, pelukis cat air, ilustrator, dan satu diantara seniman-seniman grafis Belanda terbaik di jamannya. Mengunjungi Indonesia pada 1925 dan 1931. Terlibat dalam eksebisi di Jakarta dan tempat-tempat lainnya di Indonesia pada tahun 1920an. Karyanya terpilih bagi Eksebisi Kolonial Internasional di Paris 1931, tetapi sayang karya tersebut terbakar.

Ia bisa dianggap sebagai satu dari sedikit orientalis-orientalis Belanda. Empat dari buku sketsanya yang sekarang menjadi koleksi Museum Teylers, Haarlem, Belanda, memperlihatkan bakat dan keterampilannya. Meninggal di Amsterdam 18 juli 1932. Pernah mengadakan pameran di Amsterdam, Rijksmuseum, 'Nederlandse Schilders en Tekenaars in de Oost 17de-20ste eeuw; oktober-desember 1972 (pameran bersama). Karyanya antara lain dikoleksi Rijksmuseum, Amsterdam; Tropenmuseum, Amsterdam; Dordrechts museum, dordrecht; haags gemeentemuseum, The Hagye; Centraal Museum, Utrecht, Rijksmuse'um Kroller-Muller, Otterlo; Teylers Museum, Haarlem.