KUNIR

Disebut juga kunyit, tanaman yang digunakan oleh orang Betawi untuk obat radang usus buntu, radang rahim, amandel, asma, koreng, meneret, sakit kulit, dan sembelit. Rimpang kunyit selain digunakan untuk obat tradisional juga berguna untuk pewarna. Warna ini ditentukan oleh kandungan pigmen kurkuminoid sebanyak 0,02-8,1 %, terdiri dari kurkumin 49-61 %, des-metoksikurkumin 15-29 %, dan bis-(des-metoksi) kurkumi 15-26 %. Baunya khas karena mengandung minyak asiri sebanyak 1,2-7,2% yang terdiri atas kelompok monoturpentin. Daun kunyit yang besar-besar bisa digunakan untuk penyedap masakan seperti rendang. Kunyit atau Curcuma domestica yang termasuk dalam duku Zingiberaceae (temu-temuan) ini, rimpang induknya memberikan khasiat mendinginkan dan membersihkan rasa gatal. Kunir asem juga diolah dari rimpang kunyit dan asam yang telah dikemas dalam bentuk modern, bermanfaat untuk melancarkan menstruasi. Di Jakarta, dijadikan nama jalan sejak jaman Belanda, yang terletak di daerah Kota Lama Jakarta.