Kristen Jawa, Gereja

Gereja-gereja yang bernaung dalam Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jakarta yang menggunakan pengantar Bahasa Jawa. Dengan makin banyaknya jemaat yang bukan suku Jawa, maka kebaktian juga menggunakan bahasa Indonesia. Berawal dari kerinduan sesama suku Jawa mengadakan kebaktian dengan pengantar bahasa daerah. 121 jemaat yang tersebar dari sebelah utara sampai Tanjung Priok, sebelah timur sampai Cikarang, sebelah selatan sampai Bogor, dan sebelah barat sampai Banten. Kebaktian ditampung di rumah-rumah keluarga secara bergantian, dari aula Christelijke Frobel School (TK Kristen) di Vliegveldlaan (Jl. Garuda) pindah ke Hogere Theologische School (Sekolah Teologi Tinggi) di Jl. Salemba 10.

Dengan makin banyaknya jemaat maka perlu diupayakan tempat ibadah lain yang lebih luas dalam persekutuan yang melembaga, yaitu gereja. Kawasan pelayanan GKJ Jakarta mencakup wilayah Jabotabek yang dibagi dalam 11 wilayah kerja yang dikembangkan untuk mandiri. Majelis gereja memandang bahwa Jakarta lebih memerlukan beberapa GKJ kecil yang kreatif, tanggap mengantisipasi setiap perkembangan, dan lebih peka menghadapi masalah yang muncul di sekitarnya.