Kramat Tunggak, Cedta Rakyat

Salah satu kampung di Betawi yang mempunyai cerita rakyat tersendiri. Berawal dan dua orang kakak beradik, Aria Wiratanudatar dan Aria Prabangsa yang miskin. Suatu ketika mereka mendapat mimpi yang sarna bahwa Aria Prabangsa akan menjadi raja dan Aria Wiratanudatar menjadi satu-satunya rakyat dari kerajaan itu. Namun keduanya harus berpura-pura saling tidak kenal dan tidak boleh membantu saudaranya yang miskin.

Setelah lama menjadi pelayan, Wiratanudatar tidak tahan dan memutuskan untuk merantau. Dalam perantauan, Wiratanudatar menemukan suatu tempat yang cocok untuk dijadikan tempat tinggal namun diusir oleh Prabangsa (demi janjinya untuk tidak membantu saudaranya yang miskin). Sebelum pergi, Wiratanudatar minta ijin untuk menancapkan tunggak di tanah itu sebagai bukti bahwa dia pernah kenai dengan Prabangsa. Dengan perantaraan tunggak, akhirnya Wiratanudatar berubah menjadi raja. Daerah tempat tunggak ditancapkan dikenal dengan nama Kramat Tunggak.