KRAMAT BUNDER

Nama daerah di Batavia, pada penghujung abad ke-19 merupakan persimpangan ke lima arah, di ujung Pasar Senen, membentang kali timur ke barat. Pada persimpangan jalan di Kramat Bunder terdapat jembatan dan penerangan jalan saat itu adalah lampu gas. Tiga puluh tahun kemudian sudah menjadi pusat lalul intas ramai. Terdapat rel trem dari arah Jatinegara ke daerah kota. sebagai bagian dari persimpangan Senen antara Jl. Prapatan, Kwitang, Senen Raya, Pasar Senen, dan Kramat Raya. Arus lalu lintas dari Jl. Kramat Bunder pada perlimaan Senen terdiri dari dua macam, pertama: adalah kendaraan dari Jl. Kramat Bunder ini kendaraan tidak boleh langsung masuk ke Jl. Prapatan dan Jl. Pasar Senen. Seluruh jenis kendaraan dapat melewati Jl. Prapatan dan Jl. Pasar Senen. Seluruh jenis kendaraan dapat melewati Jl. Kramat Bunder setelah memasukijalan-jalan lainnya di daerah simpang lima ini.