Kota Tahi

Nama lain benteng Hollandia. Diambil dari peristiwa penyerbuan tentara Mataram ke Benteng ini. Pasukan Belanda tidak sanggup lagi mempertahankan kubu mereka, karena kehabisan amunisi. Dalam situasi genting ini sersan Hans Madelijn dari daerah Pfalz (Jerman) mendapat siasat gila dengan memerintahkan bawahannya untuk menyiramkan tinja kepada musuh yang berusaha memanjat tembok. Ketika dihantam peluru jenis baru ini mereka lari sambil berteria-teriak marah sehingga kubu bisa dipertahankan.

Julukan ini didapat oleh Batavia setelah Batavia diserang bala tentara Sultan Agung dari Mataram. Karena Kompeni Belanda kehabisan peluru dan benteng hampir terebut, maka meriam-meriam milik kompeni diisi dengan kotoran manusia dan menembakkannya ke arah pasukan-pasukan Mataram. Peristiwa itu terdapat dalam berbagai tulisan seperti Babad Tanah Jawi, Serat Baron Sakender, History of Java karangan Raffles, dan juga sebuah laporan yang juga ditulis oleh orang Belanda yaitu Seyger van Rechteren.