Kosasih, Ra

Komikus wayang paling terkenal. Lahir di Bogor, 4 April 1918 adalah seorang penulis dan penggambar komik termasyhur. Karya-karyanya terutama berhubungan dengan kesusastraan Hindu-Buddha (Ramayana dan Mahabharata) dan sastra tradisional Indonesia, terutama dari sastra Jawa dan Sunda. Selain itu, ia juga menggambar beberapa komik silat yang memiliki pengaruh Tionghoa, namun tidak terlalu banyak.

Kosasih merupakan komikus yang pertama kali menerbitkan komik dalam bentuk buku di Indonesia. Ia mulai menggambar pada tahun 1953, dan pensiun pada tahun 1993. Kosasih terutama menggambar sketsa-sketsa hitam-putih tanpa memakai warna. Kosasih memulai kariernya pada penerbit Melodi di Bandung. Namun karya-karyanya yang terkenal diterbitkan oleh Maranatha. Pada dasawarsa tahun 1990-an karya-karyanya diterbitkan ulang oleh Elex Media Komputindo dan penerbit Paramita di Surabaya.

Bersama S. Ardisoma (komikus Wayang Purwa) dan Oerip (komikus Jabang Tutuka), R.A. Kosasih meramaikan khasanah komik wayang. Mahabarata dan Ramayana, merupakan karya monumental RA Kosasih. Namun, sebenarnya Sri Asih-lah yang mengantar popularitas pengarang maupun penerbitnya. Komik Sri Asih berkisah tentang sepak terjang seorang superhero perempuan dalam membasmi berbagai aksi kejahatan. Setiap menyaksikan terjadi suatu bencana maupun aksi kejahatan, ia pasti membantu. Tidak hanya itu, ia juga akan merasa mendapat "panggilan" ketika sahabat, kerabat, ataupun orang-orang lain yang dekat dengannya berada di tengah kesulitan. Secara misterius, Sri Asih akan muncul dengan cara melesat terbang bak roket untuk menanggulangi setiap persoalan. Sarna misterius dengan kedatangannya, ketika masalah selesai, ia juga melesat terbang dan menghilang.

Komik ini diterbitkan pertama kali tahun 1954 oleh penerbit Melodie, Bandung. Kemunculan Sri Asih memberikan warna baru bagi para penggemar komik di masa itu. Tidak hanya itu saja, karya pertama RA Kosasih yang dibukukan ini juga menjadi titik awal berkembangnya komik di Indonesia.