KORES, SI

Cerita rakyat yang mengisahkan seorang anak dari keluarga miskin bemama Kores. Ia sangat malas dan membiarkan ibunya mancari nafkah. Suatu han ia sadar dan ingin bekerja. Kores mengungkapkan keinginannya berdagang apa saja pada ibunya. Ibunya sangat senang mendengar berita ini dan mengumpulkan uang untuk modal anaknya.Setelah terkumpul diberikannya uang itu dan berangkatlah Kores untuk meneari barang dagangan.

Di tengah perjalanan Kores melihat sekelompok anak-anak yang sedang menyiksa seekor kucing dan hampir mati. Kores menghentikan penyiksaan itu dan bersedia membeli kueing itu. Hal ini disetujui oleh anak-anak dan dibayarlah kucing tersebut dengan uang untuk modal pemberian ibunya. Setelah itu kucing dibawa pulang dan dirawatnya. Kores mengungkapkan kembali keinginannya untuk berdagang pada ibunya, sehingga sang ibu memberinya modal lagi. Di tengah perjalanan ia melihat lagi penyiksaan terhadap ular dan hampir mati. Ia menyelamatkannya dengan cara membeli ular itu. Kemudian dibawanya pulang ular tersebut dan dirawatnya. Hal ini terulang lagi untuk yang ketiga kalinya, ketika Kores hendak meneari barang dagangan, ia pun bertemu dengan sekelompok orang yang sedang menyiksa seekor anjing dan hampir mati. Kores kembali menghentikannya dan membeli anjing itu. Setelah itu Kores tidak pernah mencari kerja lagi, ia merawat dan memelihara tiga binatang tadi.

Tiga ekor binatang tadi merasa hutang budi pada majikannya, dan ketiganya sepakat untuk memberikan balas budi. Kucing mengatakan bahwa dirinya akan mendo'akan agar majikannya menjadi kaya. Anjing akan membersihkan kotoran anak majikan dan akan menjaga keamanan keluarga majikan. Sedang si Ular mengajak Kores ke dasar lautan, ke istana raja ular. Ular menceritakan pertolongan Kores sehingga raja ular memberikan Mustika Ajaib yang bisa memberikan semua keinginan Kores apabila dibanting. Akhirnya Kores dan ibunya menjadi orang terkaya di kampungnya. Kores yang baik hati dan penyayang pada binatang ini mendapatkan balasan yang sesuai.