KONKUBINAT

Adat pria Belanda semasa VOC untuk hidup bersama dengan seorang atau beberapa gundik. Dari yang muda hingga yang tua tidak ketinggalan dalam gaya hidup 'nikmat' ini. Kondisi ini merupakan akibat dari kecilnya'cadangan' perempuan setanah air yang hidup di Batavia. Memang J.P.Coen pernah mendapat 'kiriman' perempuan (atas idenya untuk mem-Belanda-kan pulau Jawa) dari kantar pusat VOC di Belanda, tetapi dia kecewa, karena ternyata yang dikirim ke Batavia bukanlah perempuan-perempuan yang baik alias jenis yang 'liar' semua. Akhirnya VOC juga tidak mendukung lagi gagasan Caen itu, dengan alasan ongkos kirimnya mahal. Dalam kondisi ini lumrah saja, diantara para pria yang kebanyakan tentara dan pedagang yang memang suka hidup bebas, kemudian timbul adat konkubinat. Selain lebih praktis, karena perempuan lokal melimpah, mereka juga lebih mudah diurus dan lebih-lebih lagi, mudah dicampakkan.