KONINGSPLEIN

Pada masa VOC, daerah yang terletak di distrik selatan Batavia ini disebut sebagai Lapangan Banteng (Buffelsveld). Menjadi tempat termodern di Batavia ketika mulai dibangun pemukiman elit Eropa dan mulai menggeser kedudukan Rijswijk dan Noordwijk (1850). Fasilitas lain mencakup lapangan pacuan kuda (1840), hotel dan taman bermain (1920). Fotografer Woodbury dalam surat kepada ibunya (1857), mencatat bahwa, Koninsplein sesuai namanya merupakan taman pusat Batavia. Bagian kota yang merupakan surga dengan pohon kelapa dan pchon indah lain.

Di lapangan kerajaan ini sering diadakan latihan dengan arteleri ringan. Untuk mengelilinginya, orang membutuhkan waktu satu jam. Dibatasi dengan jalan terawat yang ditanami pohon asam. Pada setiap sore, antara pukul setengah lima bisa ditemui kereta kuda, pejalan kaki, dan penunggang kuda kaya dari Weltevreden yang menikmati keindahan matahari terbenam.

Dulu di sekitar daerah ini berdiri banyak bangunan seperti rumah elit politik, gereja, stasiun, warung es, studio foto, museum, sumur air artesis.Woodbury & Page juga pernah mengambil gambar Koningsplein pada Mei 1963. Di ujung utara Koninsplein (1790 & 1804) terdapat "Buiten Ziekenhuis" merupakan sebutan untuk rumah sakit luar yang ada.