Komunitas Utan Kayu

Didirikan oleh beberapa wartawan majalah Tempo dan cendekiawan Indonesia. Komunitas yang beralamat di Jl. Utan Kayu No. 68H Jakarta ini dilatar belakangi oleh terbatasnya kebebasan pers di masa Orde Baru. Merupakan komunitas atau pusat dimana kebudayaan dan pemikiran saling mendukung. Tahun 1994, tiga media besar dibredel: TEMPO, Editor dan Detik. Aksi pembungkaman pers Indonesia inilah yang kemudian menjadi peletak batu pertama berdirinya Komunitas Utan Kayu, sebuah komunitas yang mendukung kebebasan berekspresi. Komunitas ini dibidani oleh Pemimpin redaksi TEMPO Goenawan Mohamad, pemimpin redaksi Suara Pembaruan Aristides Katoppo, peneliti LIPI Moehtar Pabottinggi, jurnalis senior Radio Mara Mohamad Sunjaya, praktisi komunikasi UGM Ashadi Siregar, serta beberapa tokoh pers lainnya.

Se'iring dengan itu, berdiri Institut Studi Arus Informasi (ISAI), sebagai sayap politik Komunitas Utan Kayu. Kegiatannya berupa penerbitan buku-buku cepat "politik" dan membangun jaringan pers alternatif. ISAI juga menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi mahasiswa bidang komunikasi untuk pergerakan pro·demokrasi Ketika rezim Soeharto runtuh dan gerbang kemerdekaan pers mulai terbuka, ISAI memprakarsai berdirinya Rumah Produksi Berita Radio dengan nama Kantor Berita Radio 68H. Kantor berita radio ini memo produksi berita dan menyebarluaskannya melalui internet untuk radio-radio di seluruh Indonesia.

Komunitas Utan Kayu juga mendirikan Galeri, yakni Galeri Lontar, sebuah galeri yang mendukung tema-tema eksperi. mental. Bulan Agustus 1997, di galeri ini diresmikan sebuah ruang teater dengan nama Teater Utan Kayu (TUK). Di ruangan berkapasitas 150 penonton ini TUK menekankan perkembangan seni pertunjukan yang tidak komersial, selain memberi tempat pada perdebatan pemikiran yang bebas,di tempat ini pula, muncul jurnal kebudayaan KALAM (pertama kali terbit Februari 1994), yang memuat karya sastra (puisi sampai petikan novel) dan karya telaah (esai) dari pelbagai disiplin. Untuk mendukung kegialat tersebut, tahun 1998, Yayasan Utan Kayu didirikan.