KOMIDI BANGSAWAN

Panggung non konvensional yang dipengaruhi oleh dunia seni Eropa menjelang abad ke-20 di Malaya dan Singapura. Dari
namanya kemungkinan komedi ini diprakarsai oleh kaum bangsawan Malaya dan Singapura yang bersekolah di India Belanda, Inggris dan terbiasa melihat panggung Eropa, Di antara berbagai kelompok yang terkenal waktu itu di Semanjung, Singapura, Sumatera, dan Jawa adalah "Komidie Indra Bangsawan Pusy" atau "Empress Victoria Jawi· Pranakan Theatrw Company of Penang" pimpinan Aliran dan Mohammad Ismail. Selain itu juga ada "Komidie Bangsawan Indra Zanibar Theatrical Company of Singapore" pimpinan S. Kasim. Sedang di Betawi lahir "Komidie Sinar Hindia", pimpinan A. Mahiu-rombongan panggung peranakan Eropa. Di samping memperkenalkan lakon Eropa seperti Shakespeare, juga menampilkan cerita Njai Isah karya Wiggers dan Rossina karya Pangemanan. Pemain yang terkenal antara lain suami istri Kramers.

Seorang wartawan dari Sumatera Utara berpendapat, komedi bangsawan berubah menjadi komedi stambul setelah kemenangan Kemal Pasya di wilayah Turki di Eropa yang berhasil menghalau pasukan Yunani dan Sekutu. Sejak saat itu terjadi pergeseran repertoar dari tokoh Eropa ke dunia Islam. Namun lahirnya nama komedi stambul masih belum pasti. Lakon-lakon dalam repertoar komedi stambul pun diwariskan pada panggung lenong dan ketoprak, termasuk pakaian dan nama tempat yang masih disebut, yakni Rum atau Romawi Timur atau Byzantium. Walau komedi stambul itu sendiri sudah lama tiada.