KERIS

Senjata tradisional masyarakat Betawi yang mempunyai kedudukan sangat tinggi di masyarakat. Senjata ini mengandung nilai baik: secara spiritual maupun material sebagaimana wayang kulit dan seni batik yang merupakan hasil budaya bangsa Indonesia. Selain sebagai senjata tusuk keris dipandang memiliki kekuatan gaib untuk melindungi pemakainya Keris-keris tertentu masih dipandang memilili kekuatan gaib untuk menolak bala ataupun mendatangkan kemujuran dan kemakmuran bagi pemiliknya. Sang Empu yang membuatnya sangat dihormati karena dianggap juga mempunyai kekuatan gaib sehingga keris yang dibuatnya pun mempunyai kekuatan gaib juga. Keris juga menjadi pelengkap busana-busana khas daerah.

Bentuk keris dan posisi dalam pemakaiannya dapat menunjukkan derajat ataupun apa yang akan dilakukan oleh si pemakainya. Masyarakat Betawi mengenal senjata keris sebagai proses asimilasi kebudayaan yang diserap melalui kebudayaan Sunda (Jawa Barat) dan kebudayaan Cirebon, karena Jakarta dalam sejarahnya pernah menjadi kekuasaan Banten. Senjata keris ini terdiri dari: 1. Wrangka (sheath head), 2. Pendok (sheath), 3. Bilah Keris (keris blade), 4. Mendak (ring of hilt), 5. Ukiran atau hulu keris (hilt). Wrangka dan pendok keduanya merupakan satu kesatuan dari bentuk sarong keris. Bilah keris (keris blade) terbuat dari logam campuran berupa besi, nikel dan bahan lain yang ditempa sedemikian rupa dengan keahlian khusus, sehingga menghasilkan sebilah keris yang sangat kuat dan indah dengan beraneka bentuk dan corak ragam hiasan/ukiran yang menarik. Satu bilah keris selalu memiliki apa yang disebut dapur, yang merupakan bentuk keris secara keseluruhan dan pamor, yang merupakan bentuk lapisan hitam berukir dari keris. Orang yang ahli dan ingin mengenal secara mendalam mengenai senjata keris, harus mengetahui bentuk-bentuk serta nama dari dapur dan pamor-nya:
1. Dapur Kinom dan Pamor Tumpal Keli.
2. Dapur Pendawa dan Pamor Adeg.
3. Dapur Tilam Upih dan Pamor Pandan Iris.
4. Dapur Jalak Tilam Sari dan Pamor Pantolan.
5, Dapur Pasopati dan Pamor Ron Kenduru.
6. Dapur Crito dan Pamor Tebu Kineret.
7. Dapur Pendowo Cinarito dan Pamor Tritik.
8. Dapur Crito Keprabon dan Pamor Beras Wutah.
9. Dapur Tilam Upih dan Pamor Ujung Gunung.
10. Dapur Crito Prasojo dan Pamor Bendo Selodo.

Keris, jika dilihat dari bentuknya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : jenis keris yang ber-Luk dan jenis keris lurus. Jenis keris yang ber-Luk diantaranya :
I. Keris Luk tiga, yaitu Jangkung, Jangkung Mangkurat, Jangkung Pacar dan Jangkung Mayat.
2. Keris Luk Lima, yaitu Pendowo, Pendowo Anoman, Pendowo Cinarito.
3. Keris Luk Tujuh, yaitu Buto Ijo, Penimbal, Sempono, Carang Sungko.
4, Keris Luk Sembilan, yaitu Sumpono Bungkem, Buto Ijo, Kidang Supo.
5. Keris Luk Sebelas, yaitu Crito Keprabon, Sabuk Inten.
6. Keris Luk tiga belas, yaitu Nogososro.

Sedangkan jenis-jenis keris lurus, diantaranya Kebo Slurung, Kebo Dengan, Kebo Ndari, Pasopari, Lajer, Jalak, Sangu Tumpeng, Jalak Ngurai, Jalak Ngoro Sego, Jalak Mengkang Kurungan, Jalak Nucuk Madu, Jalak Ndinding, Jalak Tilam Sari, dan Tilam Upiah.