KERETA ANGIN

Sebutan untuk kendaraan beroda dua, yang lebih dikenal dengan sepeda. Muncul pertama di Batavia tahun 1890. Sepeda merk Rover seharga 500 gulden menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi para pemiliknya. Pedagang sepeda pertama bemama Gruyter (orang Belanda). Tokonya ada di Gambir (sekarang Jl. Medan Merdeka Barat). Ia memiliki sebidang tanah lapang untuk tempat balapan sepeda bagi para langganannya. Peserta acara balapan ini hanya orang Belanda dan Cina yang kaya saja. Tahun 1937 di Batavia tercatat sebanyak 70.000 sepeda.

Ada banyak jenis dan bentuk sepeda, misalnya sepeda es dan sepeda barang. Namun pada umumnya semua peralatan sepeda terbuat dari berbagai maeam lempengan besi kecuali jok yang terbuat dari busa. Adapun komponen dari sepeda terdiri dari stang, ban, roda, lanceng,  sadel, jok, jari-jari, pelek, pentil dari karet, lampu dari kaca, penil, periwil, kir, pelar, baut, batangan, boncengan, ketangkas, rante, dan juga rem. Tinggi, panjang serta lebar sepeda bermacam-macam sesuai dengan jenisnya. Jenis sepeda es pada bagian belakang roda dua sejajar seperti roda becak, yang di atasnya ada kotak es. Kotak ini diluar terbuat dari seng dilapisi kaca atau mika. Kaca khusus ini berguna untuk melindungi es agar tidak mencair tetapi juga tetap dingin sebab terlindung dari udara. Sedangkan sepeda barang, merupakan alat untuk mendistribusikan aneka macam hasil pertanian baik pertanian sawah, maupun hasil pertanian kebun seperti sayur-mayur, atau buah-buahan. Keranjang diikat pada bagasi sepeda, keranjang diisi komoditi hasil pertanian, kemudian petani menjajakannya ke pasar dengan cara menaiki sepeda tersebut. Terbuat dari besi, karet, keranjang dan papan kayu kecil.