KELOR

Jenis tanaman sayur yang juga berkhasiat sebagai obat berbagai macam penyakit. Termasuk dalam suku Mori-ngaceae (kelor-keloran) dengan nama ilmiah Moringa oleifera. Tingginya bisa mencapai 10 m. Daun kecil berbentuk bulat telur dan tersusun majemuk, bunga berwarna putih kekuningan, dan buah memanjang, bersudut-sudut pada sisinya. Pembiakan dengan stek batang dan tumbuh baik pada dataran rendah sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Tanaman yang cepat tumbuh ini banyak ditanam untuk panjatan tanaman lain (sirih, cabai, cincau).

Kelor ada dua macam, yaitu kelintang daun yang jarang berbuah dan kelintang buah. Di dalamnya terkandung minyak terbang, minyak behen, mirosin, emulsin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, Vitamin A, B1, B2, dan C. Tanaman ini memiliki banyak manfaat antara lain daun, bunga, dan buah muda dimakan sebagai sayuran. Di samping itu remasan daunnya berguna sebagai penutup bekas gigitan anjing, dibalurkan pada payudara ibu yang menyusui untuk menahan mencucurnya ASI. Akar kelor sebagai bumbu campuran untuk merangsang nafsu makan, namun apabila berlebihan menyebabkan keguguran. Tumbukan akarnya yang halus dibuat bedak untuk tapel perut bayi yang baru lahir sebagai peneegah iritasi kulit, obat penyakit kulit, bisul, bengkak-bengkak (karena beri-beri), rematik, lelah dan kaki terasa lemah. Ekstrak pepagannya bermanfaat untuk jamu sakit kepala dan merangsang menstruasi, namun tidak baik untuk wanita hamil karena dapat menyebabkan keguguran. Di Jakarta, dijadikan nama pulau yang terletak di Kepulauan Seribu.