Kebon Jeruk, Masjid

Masjid tua di Jakarta, terletak di Jl. Hayam Wuruk No. 85, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Merupakan masjid pertama di Kawasan perdagangan Glodok dan sekitarnya, sebagai tempat ibadah pertama bagi peranakan Cina. Didirikan tahun 1786 M oleh Tuan Tschoa yang juga disebut Kapten Tamien Dosol Seeng, seorang kapten keturunan Cina yang masuk Islam. Ia mengepalai kaum Muslim Tionghoa antara tahun 1780 dan 1797.

Bangunan memiliki ciri khas Cina terutama pada kubahnya yang bergaya arsitektur Cina. Masjid ini memiliki dua limasan atap yang berbentuk menara, yang lama terletak di sebelah timur tempat tinggal orang yang belajar mengaji. Puncak atap lama seakan tersembul dari tingkat kedua dan di dalam menara terdapat hiasan bulan bintang. Panggung di bawah atap agak unik, karena teralis kayu lama diganti dengan jendela kaca. Atap menara baru berbentuk segi delapan dan terletak di depan menara lama. Atapnya berbentuk limasan. Dinding menara dihiasi dengan jendela yang melengkung.

Ruangan utama masjid masih asli berukuran 10 x 10 m, pada tiga sisi terdapat tiga pintu dengan bentuk serta ukiran yang sama, sedang pada sisi barat hanya dua. Dinding ini menopang atap lama yang indah. Jendela ukir di atas pintu tua berada di bagian dalam masjid yang diperluas. Bagian atas dua pintu di ujung kiri kanan melengkung. Hiasan pada pintu timur berupa sulur-sulur yang keluar dari periuk. Lobang angin di atas pintu tengah dihiasi pohon hayat, yang dikelilingi bunga serta daun-daunan yang dicat kuning keemasan. Dari lengkungan pintu pengapit seakan tumbuh kelopak bunga sebagai hiasan, Ubin Delf berwarna coklat dan biru dengan gambar manusia dan binatang, yang pernah terpasang pada tembok masjid ini beberapa dasawarsa yang lalu dicopot dan hilang. Ubin tipe seperti itu sangat disegani orang Moor dan Tionghoa di Batavia, bahkan ubin yang menggambarkan aneka peristiwa menurut Kitab Suci. Tahun 1993 mendapat sertifikat penghargaan sadar pemugaran, dan berdasarkan SK Gubernur DKI No. Gb.II/I/72 tanggal 10 Januari 1972 ditetapkan sebagai  bangunan bersejarah.