KAHYANGAN, PULAU

Salah satu pulau di dalam gugusan Kepulauan Seribu yang juga disebut P. Cipir atau P. Kuipir. Dulu bernama Cuypier(Kuyper). Pulau ini sangat berperan ketika P.Onrust yang ada di sebelahnya menjadi Karantina Haji. P. Cipir dimanfaatkan untuk menampung para calon jemaah haji yang tak tertampung di P. Onrust. Fungsi sebagai karantina haji ini berlangsung mulai tahun 1911 hingga 1933. Sisa-sisa bangunan yang terlihat sekarang ialah bangunan ruang pasien, barak dan rumah sakit.

Di P. ini terdapat juga pondasi sebuah benteng bundar besar dan empat meriam kapal yang digali dari pasir pantainya. Di pulau itu pada abad-abad yang lalu disimpan barang muatan kapal yang sedang diperbaiki di Onrust. Hingga beberapa dasawarsa yang lalu, pulau-pulau itu penuh dengan meriam kuno yang pada tahun 60-an dijual (dengan izin penguasa setempat) ke toko-toko barang antik atau kepada pedagang besi tua. Sisa tembok-tembok di pulau ini termasuk bekas bangunan sebuah penjara dari masa yang belum begitu lama. Pulau ini memiliki sebuah sumur alam yang manis airnya. Selain itu terdapat sisa bangunan bekas sanatorium yang dibangun pemerintah pada tahun 1960an. Pulau ini merupakan salah satu pulau di Kelurahan Untung Jawa yang sudah mulai ditata untuk tujuan wisata. Di sini terdapat peninggalan sejarah, yaitu sebuah benteng yang dibangun Belanda pada zaman VOC. Juga ada sumber air tawar yang jernih dan bersih. Perjalanan ke P. Kahyangan bisa ditempuh dengan perahu motor dari Pantai Marina selama satu jam.