IMPIAN JAYA ANCOL, TAMAN

Taman yang merupakan· ide dari Presiden Soekarno dan diresmikan dan pada tanggal 25 Juni 1967 mulai dibuka untuk umum. Pada awalnya meliputi fasilitas klab malam, sirkuit untuk lomba gokart, dan beberapa fasilitas rekreasi pantai, pusat seni, gelanggang samudera, teater mobil, gelanggang renang, taman impian anak-anak graha wisata dan lain-lain. Terletak di daerah Ancol yang pada masa pemerintahan Belanda disebut Emvels Ancal, tempat rekreasi orang Belanda kalangan atas. Ancol mulai dilupakan saat muncul tempat rekreasi lain di Tanjung Priok, bahkan tempat ini kemudian dijadikan benteng dan tempat pemakaman orang Belanda. Luas yang digunakan awalnya hanya 137 ha dari areal seluas 552 ha yang tersedia.

Taman Impian Jaya Ancol terletak di antara pelabuhan internasional Tanjung Priok dan pelabuhan antar pulau Sunda Kelapa, dibangun dari rawa dan semak belukar. Dulu daerah Ancol sampai tahun 1960 masih merupakan tanah berawa penuh semak belukar dan nyamuk. Melalui PP No. 5111960, Ancol menjadi milik pemerintah pusat dan akan dijadikan daerah industri (Ancol Barat), perumahan (Ancol Barat dan Timur), dan daerah rekreasi (ancol timur).Dalam perkembangannya, fasilitas rekreasi di Ancol dikembangkan, meliputi Dunia Fantasi, Gelanggang Samudera, Gelanggang Renang, Pondok Putri Duyung, Graha Wisata Remaja, Marina, teater mobil, Hotel Horison, Pasar Seni, olahraga golf, bowling, dan Sirkuit Balap Jaya Ancol.