Ikada, Monumen

Sebuah monumen untuk memperingati Peristiwa Rapat Ikada 19 September 1945. Gagasan awal pendiriannya adalah Dewan Harian Daerah Angkatan 45. Peletakan batu pertama pembuatan monumen pada tanggal 19 September 1987 dilakukan oleh Gubernur R. Suprapto. Selesai dibuat pada 1 Februari 1988 dan diresmikan pada tanggal 20 Mei 1988 oleh Gubernur Wiyogo Atmodarminto. Monumen ini menggambarkan sosok lima manusia, jumlah minimal yang dapat menggambarkan himpunan massa dengan sikap tekad, berani, optimis dengan memancangkan bendera merah putih.

Patung tersebut dibuat dengan gaya modern. Bagian pertama monumen adalah plaza dengan ukuran 19X19 m yang melambangkan tanggal 19, kemudian landasan dengan tinggi 4 m, serta patung manusia setinggi 5 m, mengandung arti 4+5=9, angka 9 berati bulan September atau 4 dan 5 analog dengan tahun 45 atau 1945. Landasan ini dibagi menjadi 7 segmen yang melambangkan Sapta Patria Seni Nilai Perjuangan, yang terdiri dari nasionalisme, patriotisme, heroisme, pantang menyerah, kebersamaan, tanpa pamrih dan percaya diri. Bahan untuk membuat patung adalah tembaga ketok dengan ketebalan 2-3 mm dengan lama pembuatan 5 bulan.