HURIAH ADAM

Seorang seniman yang mengembangkan perpaduan seni tari Minang dengan pencak silat. Lahir pada 6 Oktober 1936 di Padang Panjang, Sumatra Barat dari pasangan Syech Adam Balai-Balai dengan Fatimah yang mencintai seni. Ia menyelesaikan pendidikan seni tari Minang di Pakih Nandong di samping tetap masuk Sekolah Rakyat dan SMP. Kemudian ia melanjutkan ke ASRI Yogyakarta tetapi tidak selesai karena pada tanggal 1 Januari 1957 ia menikah dengan Ramudin seorang Violis (kemudian dikaruniai lima orang anak).

Tahun 1968 pindah ke Jakarta dan bersama rekan-rekannya dari daerah lain mendirikan Bengkel Tari di TIM tahun 1971. Kemudian dia juga menjadi pengajar di LPKJ TIM. Karyanya antara lain: Tari Saputangan, Tari Gadis Lembah, Tari Lilin, Tari Nelayan, Nina Bobok, Tari Pahlawan, Tari Pembebasan, Tari Payung dan tari Sepasang Api jatuh Cinta. Selain itu juga menciptakan dramatari Malinkundang yang dipentaskan di Jakarta (1969 dan 1971). Meninggal di Jakarta, 1971.