HARVEY MALAIHOLO

Penyanyi, yang dianggap spesialis festival. Lahir di Jakarta, 3 Mei 1962 dengan nama lengkap Harvey Benjamin Malaiholo. Cucu Bram Titaley yang menamatkan SMAnya tahun 1980 dan menyelesaikan studinya di FISIP UI, Jurusan Komunikasi Massa. Setelah keluar sebagai Juara I Bintang Radio/TV Remaja baik di tingkat DKI dan Nasional, namanya mulai dikenal di kalangan pengamat dan pencipta musik pop Indonesia. Sejak tahun 1976 hingga 1982, Harvey aktif mengikuti Festival lagu Pop. Teman seangkatan Rafika Duri merupakan duet dalam menyelesaikan beberapa volume musik pop yakni Bisikan Mesra. Sedangkan lagu "Jangan Lupa Masa Depan" yang dibawakannya sendiri sempat pula hits dalam belantika musik pop Indonesia. Telah menyelesaikan belasan album rekaman kaset.

Namanya semakin mantap saat berhasil memenangkan Festival Lagu Nasional selama tiga tahun berturut antara 1986-1988. Tahun 1986 membawakan lagu Seandainya Selalu karya Elfa Seciora dan Wieke Gur; Tahun 1987 melalui lagu Kusadari yang juga ciptaan Elfa Seciora dan Wieke Gur; dan tahun 1988 untuk lagu Ternyata karya Tamam Hussein. Dengan kemenangannya ini, secara berturut-turut pula, tampil di Budokan Hall, Tokyo dalam Festival Lagu Internasional. Selain itu, ia juga punya andil dalam mendukung beberapa film nasional, di antaranya sebagai pemeran utama Pelajaran Cinta bersama Anita C. Mohed.