Hans Resink

Dikenal sebagai guru besar ilmu Hukum UI, sejarawan, penyair, pecinta musik klasik Barat dan Jawa. Gertruders Johan Resink, sering disebut Hans Resink, dilahirkan di Yogyakarta tahun 1911 dari keturunan Belanda dan Jawa. Ayahnya berasal dari keluarga Belanda yang mulai membuka usaha dan menetap di Pulau Jawa pada abad ke-19. Ibunya adalah cucu ahli bahasa kenamaan J.A. Wilkens dari abad ke19. Tutup usia pada tanggal 5 September 1997 dalam usia 86 tahun.

Bersama Soedjatmoko dan Mohammad Ali menjadi editor buku An Introduction to Indonesian Historiography. Dalam buku itu, ia memberi kontribusi tulisan yang berjudul "The Significance of the History of International Law in Indonesia". Buku itu diterbitkan oleh Cornell University, Ithaca, New York tahun 1965. Dalam kesusastraan Belanda dikenal sebagai penyair. Beberapa koleksi puisinya telah dialih bahasakan ke dalam bahasa Prancis dan bahasa Indoneisa. Enam buah tulisan gubahan Resink dimuat dalam buku Raja dan Kerajaan yang Merdeka di Indonesia, 1850-1910 (diterbitkan oleh Penerbit Djambatan, Jakarta). Dalam tulisan itu, Resink membuktikan bahwa sebenarnya Belanda tidak berada di Indonesia selama tiga ratus lima puluh tahun.