Fraksi Nasional

Perkumpulan yang didirikan atas inisiatif M.H. Thamrin tanggal 27 Januari 1930 di Jakarta. Beranggota 10 orang yang masing-masing mewakili suatu daerah. Dalam sidang Volksraad Juli 1939, Thamrin menegaskan bahwa Fraksi Nasional menuntut kemerdekaan Indonesia dengan pemerintahan yang dipegang sendiri oleh bangsa Indonesia. Akibat tujuan dan sikap tegas dari Fraksi Nasional ini, Pemerintah Belanda menggolongkan mereka sebagai golongan kiri.

Perjuangan Fraksi Nasional dalam Volksraad meliputi soal ekonomi dan sosial rakyat, pencabutan OSL, interpelasi berkenaan penangkapan Ir. Sukarno, Drs. Moh. Hatta, dan Syahrir. Juga menuntut untuk menghapuskan dua artikel (153 bis e ter dan 161 bis) dalam Kitab Undang-Undang Pidana yang dianggap menghalangi kebebasan berpendapat dan mengecam adanya exorbitant. Tanggal 10 Juli 1939, Thamrin keluar karena perbedaan paham dengan ketua Fraksi Nasional dan mendirikan GNI (Golongan Nasional Indonesia).