Fariz Rm

Komposer, penyanyi, hingga multi instrumentalis, bernama lengkap Fariz Rustam Munaf, lahir di Jakarta, 5 Januari 1959. Sempat kuliah di ITB Departemen Seni Rupa Jurusan Interior Design di Bandung, namun tidak tamat. Dengan lagu berjudul "Sakura" yang dicipta dan dibawakannya sendiri melalui album perdananya, namanya melambung menembus blantika musik pop Indonesia. Karirnya di bidang musik dimulai tahun 1978 dan merupakan tahun awal penampilannya di TVRI Stasiun Pusat Jakarta dalam acara khusus HUT TVRI.

Selain mengisi acara di TVRI Stasiun Pusat Jakarta, ia juga terjun ke rekaman kaset melalui Akurama Record, di samping aktif dalam organisasi remaja yang bergerak di bidang musik. Setelah group Trans yang pernah diperkuatnya, terakhir ia membentuk dan memimpin group Trapesium. Ia sering pula mengadakan pertunjukan di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. Pada masa jayanya ia sering berduet dengan Neno Warisman, Andi Meriem Matalata, Nourma Yunita, atau Vina Panduwinata.

Berbagai lagu hits telah diciptakannya dalam kurun waktu pertengahan 1970-an hingga 1990-an, ketika Fariz masih menjadi anggota di sejumlah band seperti Badai Band, Giant Step, The Rollies, Symphony, hingga Wow!. Beberapa lagunya yang menjadi legendaris antara lain seperti Selangkah ke Seberang, Kurnia dan Pesona, hingga Barcelona, Nada Kasih, Sirkus, Optik dan Video Games serta Interlokal. Melodi lagunya yang easy listening serta kekuatan lirik lagunya yang puitis, membuat lagu-lagunya tetap abadi dan disukai sepanjang masa.