Emilia Contessa

Penyanyi era 1970-an. Lahir di Banyuwangi, 27 September 1957. Memulai karir sebagai penyanyi band di Banyuwangi. Di usia 12 tahun, berhasil menjuarai lomba menyanyi pop se Jawa Timur (1969). Mewakili Jawa Timur dalam Lomba Penyanyi Pop yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan PON VII/1969 di Surabaya, ia berhasil lagi meraih Juara 1. Yang membuatnya diboyong Philips dari Singapura untuk rekaman dan menyelesaikan lima LP. Pendidikan SLP diselesaikannya 1973 di Probolinggo. Karena kegiatannya di dunia musik dan film yang menyita seluruh waktunya, baru menyelesaikan SLA di Jakarta tahun 1980.

Sekembalinya dari Singapura, ia mulai rekaman di Remaco. Penampilan pertamanya di TVRl Stasiun Pusat Jakarta mengisi acara Hiburan Malam (1970) dan sejak itu mengisi hampir semua acara musik di TVRl seperti Aneka Ria. Dua tahun berturut-turut dinobatkan sebagai Ratu Kamera Ria (1972-1973) di samping memperoleh dua piringan emas dari Remaco. Majalah News Week telah memilihnya, disamping Marry Taylor More (pemain film tv), sebagai World Best TV Personality 1974 dan masyarakat Banyuwangi menobatkannya pula sebagai Putri Blambangan (1975), gelar untuk mereka yang berhasil membawa nama harum bagi Banyuwangi. Bersama Bob Tutupoly dan Titiek Puspa, ia pernah mengadakan lawatan ke berbagai kota besar di Eropa dan Amerika.

Sejak pernikahannya dengan IT. Rio Tambunan (1976) ia seakan menghilang dari blantika musik dan dunia panggung yang digelutinya. Tiga tahun kemudian ia berhasil keluar sebagai Juara I Pop Singer DKI Jakarta. Di TVRI ia mulai tampil sambil melakukan rekaman kaset di Musica Studios. Pada pemilihan BRTV 1980, ia berhasil keluar sebagai juara II jenis lagu Hiburan. Untuk acara keluarga seniman di TVRI, ia termasuk di antara penyanyi yang terpilih menjadi Pembawa Acara (setelah Grace Simon dan Bob Tutupoly). Rekaman-rekaman kasetnya mulai bermunculan, selain album lagu pop Indonesia, juga lagu Tapanuli. Selain aktif menyanyi, ia juga terjun ke film. Pada film pertamanya, Brandal-Brandal Metropolitan (1971), menjadi pemeran utama, menyusul film Tanah Gersang (1972) dan Senja di Pantai Losari. Ia sudah membintangi sekitar lima belas film.