Eka Sapta

Nama sebuah kelompok instrumental jajaran pop di Jakarta yang paling terkenal pada dasawarsa 60-an. Personil EkaSapta terdiri dari Bing Slamet (Bongo, Konga), Ireng Maulana (gitar pengiring), Idris Sardi (bas, biola), Itje Kumaunang (gitar melodi), Benny Mustafa (drum), Darmono (vibraphone), Kamid (Konga). Mereka mengiringi penyanyi-penyanyi seperti Suzanna, Rima Melati, dan Vivi Sumanti.

Nama-nama tersebut sebelumnya sudah dikenal melalui beberapa kelompok yang cukup punya nama pula, yaitu Buana Suara, The Disc, The Commets. Munculnya nama Eka Sapta berbarengan dengan kerja rekaman di Singapura mengiringi penyanyi-penyanyi Vivi Sumanti, Dicky Suprapto, Suzanna, Tanty Josepha, Inneke Kusumawati, Maya Sopha, dan Ernie Djohan. Di antara rekaman-rekaman yang mereka rampungkan selama 3 bulan, misalnya dengan label EP Fontana Gold untuk lagu Menantikan Kasih dan Mimpi di Singapura dinyanyikan oleh Vivi Sumanti; EP Canary Records untuk lagu Selalu Milikmu dan Salah Sangka dinyanyikan oleh duet Dicky dan Suzanna.

Eka Sapta mengeluarkan album dalam bentuk PH berjudul Varia Malam Eka Sapta direkam oleh Bali Records. PH ini berisi sepuluh lagu, antara lain, Semalam di Kuala lumpur dinyanyikan Tetty Kadi, Kau Pergi tanpa Pesan (Elly M Harris), Bunga Nirwana (Munif) dan lain-lain. Produsernya, Amin Wijaya, tidak membatasi kreativitas Bing Slamet, Idris, maupun personil Eka Sapta yang lain. Ia merilis album The Best of Romantic Keronchong berisi 12 lagu instrumentalia Barat yang populer waktu itu, antara lain Nobody's Child, I Can't Stop Loving You. Eka Sapta tidak hanya menerbitkan lagu-lagu instrumentalia, namun justru lebih banyak mengiringi penyanyi-penyanyi.