Duta Besar India, Rumah

Rumah ini terletak di kapling pojok timur Kawasan Menteng, pertemuan Jl. Teuku Umar dengan Taman Suropati di samping rumah dinas gubernur DKI. Pada awalnya rumah ini dibangun untuk konsul Italia, sehingga arsitektur sering dituduh bergaya fasis atau driessen, dan bercorak tendensius. Waktu pendudukan Jepang rumah ini dipakai Mr. J Tanaka. Bangunan berlantai dua menghadap Taman Suropati. Pada lantai bawah terdapat deretan jendela, bersama dengan teritis beton dan deretan lobang ventilasi yang panjang menguatkan dimensi horisontal. Pada koridor terbuka yang memanjang di lantai atas berjejer tiang-tiang pendek yang bulat. Jarak antara tiang disesuaikan dengan bidang putih di antara jendela berwarna gelap di lantai bawah. Hal ini menciptakan irama yang teratur pada bagian depan bangunan ini. Keserasian antara elemen-elemen horisontal yang kuat dan unsur setengah lingkaran dikedua ujung rumah menciptakan keharmonisan antar elemenelemen horisontal yang kuat dan unsur setengah lingkaran dikedua ujung rumah menciptakan keharmonisan antar elemen dalam gaya Eropa Selatan. Rumah ini sama sekali bebas dari kesan ke-Belanda-an.

Atap bangunan merupakan plat beton menciptakan keharmonisan antar elemen dalam gaya Eropa Selatan. Rumah ini sama sekali bebas dari kesan ke-Belanda-an. Atap bangunan merupakan plat beton datar dilengkapi pagar besi, sehingga menyerupai geladak kapat. Di sebelah kanan bangunan induk yang memanjang, terdapat sebuah menara kokoh dengan suatu ruangan, yang memiliki bidang kaca besar dengan kusen berpola kotak-kotak. Menara ini bagaikan ruang kemudi sebuah kapal. Dari bawah garis pinggiran atap masih terdapat beberapa elemen horisontal seperti atap teritis di atas koridor pada kedua lantai. Profil panjang ini berpengaruh kuat, karena muncul pada dinding yang polos.


Susunan bentuk bangunan ini menarik. Berbagai elemen seperti jendela panjang yang vertikal di menara, susuran tangga di atas pelat beton, polar bulat dan dua jendela bundar dalam tembok pada kedua uJung koridor atas tampil sebagai komposisi dimensi vertikal dan horisontal yang sederhana. Dan komposisi ini serasi dengan elemen yang berbentuk setengah lingkaran dan bulatan utuh. Ujung kiri rumah induk melengkung sama seperti bangunan yang menjorok ke arah jalan di ujung kanan. Ini mengimbangi kesan kaku yang diciptakan oleh elemenelemen lain yang datar dan lurus. Rumah ini dikomposisi dari beberapa kubus secara serasi, menunjukkan pengaruh gerakan arsitektur modern yang terdapat pada beberapa rumah di kawasan Menteng, yang dibangun sebelum PD II semisal gedung Kedutaan Portugal. Merupakan satu-satunya rumah yang bergaya ini, sehingga pantas dimasukkan ke dalam Bangunan Cagar Budaya. Hingga saat ini, Kedutaan India memelihara rumah kediaman duta besarnya dengan baik sekali.