Doel Mencari Tuhan

Satu legenda Jakarta. Menceritakan tentang seorang anak Cina yang masuk Islam dan berganti nama menjadi Abdullah, biasa dipanggil dengan Si Doel. Ia belajar agama secara teratur pada kyai, dan menjalankan seluruh perintah agamanya. Rajin bersadaqah dan yakin kalau Allah akan membalasnya berlipat ganda. Akan tetapi usahanya itu digugat oleh saudara-saudaranya. Gugatan itu membuatnya tersinggung tapi tidak suka berbantahan dengan saudarasaudaranya karena berbeda keyakinan. Akhirnya pergi dari rumah, tujuannya menemukan orang yang bisa menunjukkan jalan menemui Tuhan untuk bertanya balasan infaq-shadaqah.

Si Doel mulai pengembaraannya sebagai musafir, masuk kampung keluar kampung dan mencari langgar untuk beribadah dan bertanya kepada sang imam tentang cara menemui Tuhan. Akhimya di sebuah hutan, ia bertemu seorang berjubah putih dengan muka bercahaya dan senyum penuh kesejukan. Orang itu menjelaskan makna sebenamya dari balasan yang akan diberikan oleh Allah dan memintanya kembali ke rumahnya melanjutkan pekerjaannya agar bisa membiayai kehidupan dan terus beribadah mendekatkan diri kepada Allah.

Sebagai wasiat, Si Doel disuruh oleh orang itu memetik petai sebanyak yang ia mampu. Sesampainya di rumah, saudarasaudaranya berkumpul dan menertawakannya karena pergi berbulan-bulan dan pulang hanya membawa petai. Ketika petai dibuka, ternyata berisi intan berlian. Si Doel memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah atas karunianya, saudara-saudaranya mohan maaf dan menyatakan diri memeluk agama Islam. Dengan karunia tersebut, ia melanjutkan usaha yang pernah dibangun orang tuanya, dan tak pernah alpa mengeluarkan infaq-sadaqah dan zakat harta.