Disembur

Proses penyapihan anak masyarakat Betawi dengan meminta pertolongan kepada seorang dukun (dukun sembur). Mula-mula sang dukun mengunyah bangle (semacam kunyit) sampai halus, kemudian kunyahan bangle tadi disemburkan ke anak yang akan disapih pada bagian kepala, pinggang, tangan dan kakinya. Kemudian dukun sembur itu memberi segelas air putih yang sudah diberi mantra-mantra yang harus diminum si anak sesampai di rumah agar anak segera dapat melepaskan kebiasaan menyusu ibunya.

Di Betawi proses penyemburan dilakukan setiap hari Senin dan Jum'at secara berkesinambungan sampai anak yang bersangkutan sudah tidak menyusu lagi pada ibunya. Kedua hari tersebut dipilih oleh dukun sembur karena diyakini sebagai hari terbaik untuk penyemburan.