De Scholen Der Tweede Klasse

Sekolah Dasar Kelas Kedua dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi masyarakat umum. Perbedaan antara Sekolah Dasar Kelas Pertama (tahun 1893) dari Sekolah Dasar Kelas Kedua terletak pada lama belajar, kurikulum, tenaga pengajar, dan uang sekolah. Pada awalnya bahasa pengantar yang digunakan pada sekolah Dasar Kelas Pertama adalah bahasa Melayu dan daerah, untuk kemudian diberi pilihan untuk menggunakan bahasa Belanda berdasarkan perubahan Firman Raja tanggal 7 September 1915, Stbl. No.23. Sekolah Dasar Kelas Pertama yang ditujukan untuk pelayanan pendidikan bagi anak-anak tokoh terkemuka pribumi, bangsawan, dan penduduk, kemudian menjadi HIS (Hollandsch-lnlandselle School).