David Albert Peransi

Seorang pelukis, penulis dan tokoh film, lahir di Jakarta, 19 Juni 1939, meninggal di Jakarta, 25 November 1993. Mengikuti pendidikan di Jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Sastra UI, belajar filsafat pada J. Verkuyl dan D.C. Mulder (1958-1959), kemudian memperdalam pengetahuan di Be1anda (1971-1972) dan di Vniveritas New York, AS (1978). Pernah menjadi dosen bahasa dan kesusastraan di Seko1ah Tinggi Theologia, Jakarta (1960-1970), anggota Dewan Kesenian Jakarta (1968-1971), Wakil Ketua Departemen Sinematografi IKJ (1974-1976), dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik VI (1978).

Belajar melukis dari Ny. L. Weinberg (1953-1957); pemah berpameran di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Amsterdam. Sebagai penulis, ia memenangkan hadiah kesusastraan tahun 1963 . Mengajukan masalah "Pro dan Kontra Pembaharuan Seni Rupa Indonesia" tahun 1968 di Jakarta. 1963, mulai mengkhususkan di bidang fotografi dan sinematografi. Mempelajari sinematografi dari tahun 1970 sampai dengan 1972 di Amsterdam, dan membuat film yang disiarkan TV Be1anda, Kawanku Asmara dan Boyolalar. Menjadi juri pada festifal-festifal film di Laren (1970,1972), Oberhausen (1971), dan Mannheim (1970,1971). Lukisannya bertolak dari image-image visual yang diresapkan dari bentuk-bentuk alam yang mengalami deformasi da1am karya-karyanya, seperti bentuk tumbuhan, benda, dan tubuh manusia.