Cunrik

Senjata pusaka kaum elit perempuan dahulu berbentuk keris kecil. Cundrik atau Cunderik digunakan oleh sebagian orang di Pulau Jawa untuk menyebut nama dapur keris berukuran kecil. Sebutan ini sebenarnya kurang tepat, karena sebutan yang benar untuk keris kecil yang biasa digunakan oleh wanita adalah patrem. Bentuk keris berdapur Cunrik pun cukup beragam, namun yang terbanyak merupakan keris lurus; ukurannya bervariasi antara sedang sampai kecil. Yang berukuran sedang panjangnya sekitar 36 cm, sedang yang kecil sampai sekitar 22 cm. Biasanya bilahnya agak tebal, dan posisinya agak membungkuk. Gandik (raut muka dari sebilah keris) keris itu polos, terletak di belakang. Ukuran gandik itu panjang, sampai kira-kira setengah panjang bilah. Di sepanjang tepi gandik terdapat kruwingan. Sepintas lalu bentuk dapur Cundrik agak mirip dengan keris berdapur Cengkrong. Bedanya, pada dapur Cengkrong terdapat srawingan. Sumber lain menyebutkan bahwa dapur Cundrik adalah keris yang gandiknya terletak di belakang; memakai sogokan dan greneng.