CIDENG

Nama sungai di Jakarta yang oleh masyarakat Betawi diyakini dihuni oleh sepasang buaya putih (siluman yang dipuja). Sesuai adat setempat, seserahan dalam upacara pernikahan adat Betawi dilengkapi dengan sepasang roti buaya. Bagi orang Betawi ini merupakan penghormatan atas kesaktian buaya. Buaya di sini diartikan bukan dalam wujud fisik tetapi siluman yang dipuja. Dengan persembahan sepasang roti buaya maka dianggap perkawinan itu mendapat perlindungan dari kekuatan-kekuatan gaib.