CENDI LUNTUNGAN

Seorang pemain jazz, dengan spesialis drum. Lahir di Jakarta, 14 Agustus 1963 dengan nama lengkap Cendirandus Cornelis Luntungan. Bakatnya sebagai pemain drum sudah tampak sejak kecil, ketika dia suka memukul-mukul apa saja. Pada umur lima tahun, ia mulai mengenal drum sungguhan milik grup musik hawaiian yang dikelola ayahnya. Pertama kali bergabung dengan grup musik pada 1969, dengan grup musik ayahnya, Kawanua Hawaiian Band. Waktu itu dia masih berumur lima tahun. Lantaran pemain drum kelompok itu mendadak sakit, ayahnya meminta Cendi mencoba memainkan drum. Sejak itu dia menjadi anggota band tersebut dan pertama kali naik panggung di Jakarta Fair.

Tahun 1974, ia masuk Institut Kesenian Jakarta (IKJ), kemudian masuk Yayasan Musik Indonesia (YMI) untuk mempelajari drum dan electone, pernah pula dia belajar teori musik di Bina Musika. Ia memang memainkan musik apa saja, termasuk dangdut dan rock. Selain dapat memainkan bas dan piano, juga dikenal sebagai pemain gitar klasik-akustik yang baik. Dia pernah bermain dengan Orkes Simfoni Jakarta. Musisi jazz yang mempengaruhi permainan drumnya adalah Billy Cobham, Steve Gadd, Dave Wakell, dan Tony William.

Cendi bergabung dengan Jazz Riders pada 1983 bersama Didi Chia (piano), Oele Pattiselanno (gitar), Perry pattiselanno (bas), dan Sutrisno (saksofon). Jazz Rider-lah yang pertama kali membentuk Cendi menjadi musisi Jazz. Sebelumnya, dia bergabung dengan grup Nick Mamahit Combo. Pada 1986, Cendi bersama Jack Lesmana, Indra Lesmana, dan Embong Rahardjo tampil dalam ASEAN Singapore Jazz Festival.