CAP DEWAN KOTA

Ditetapkan pada tanggal 15 Agustus 1620, lambang iru berupa sebuah perisai berwarna oranye, campuran merah-kuning (roodgeel), yang ditengahnya tergambar sebilah pedang. Pedang ini dilingkari "krans" dedaunan berwarna hijau-kecoklatan, yang dua sisinya bagian bawah dihiasi pita. Pita tersebut baru muncul pada lambang Batavia yang tertera pada mata uang tahun 1643. Disamping itu lambang Kota Batavia menggunakan semboyan Jan Pieter-szoon Coen, yang dua kali menjadi gubernur jenderal (1619-1623 dan 1627-1629), yaitu Despereet Niet (yang artinya: jangan putus asa). Sebagaimana yang terdapat dalam buku Geillustreerde Ency-clopaedie van NederlandschIndie (GEN), secara grafis cap resmi Kota Batavia, agak mirip dengan cap resmi DKI sekarang yaitu gambar pedang yang diganti dengan gambar Tugu Nasional. Merupakan lambang kota yang paling tua di antara lambang-lambang kota lain di Hindia Belanda.