Camelia Malik

Penyanyi dangdut, artis film dan sinetron, lahir Jakarta, 22 April 1955. Ayahnya, Jamaluddin Malik termasuk tokoh perfilman nasional. Untuk pertama kalinya dia hadir di dunia perfilman, bersama Rachmat Kartolo, dalam film berjudul Ratna. Keberhasilan di dunia tarik suara diakui banyak bermula dari Reynold Panggabean (seorang pendukung The Mercys bersama Rinto Harahap dan Charles Hutagalung) menciptakan sebuah lagu dangdut dan berhasil diterima masyarakat. Produsernya kemudian meminta agar Reynold bersolo karier. Permintaan itu ia tolak karena merasa belum mampu. Akhirnya kesempatan itu ditawarkan kepada Mia yang saat itu menjadi istrinya.

Colak-colek lagu yang diubah Reynold pada awal 1970, telah melambungkan nama Camelia Malik pada deretan penyanyi top dangdut lainnya. Bergoyang dada dan bergoyang pinggul, menunjang keberhasilan live show Camelia Malik di Shibuya Seed Hall, Tokyo, Jepang yang dianggap telah melahirkan genre dan gaya musik baru. Demikian pula di Kota San Fransisco, Los Angeles, New York. Melihat sambutan yang meriah. Camelia pun langsung menjajaki dan melakukan rekaman di sana. Album-album nya kemudian meluncur dan menyebar, di antaranya Raba-raba, Ceplas-ceplos, Gengsi Dong, Wakuncar, Murah Meriah dan Colak Colek II. Lima judul lagu tersebut, telah pula difimkan.