BUS

Sarana transportasi darat yang digunakan untuk mengangkut manusia dari satu tempat ke tempat yang lain. Di Jakarta angkutan ini beroperasi sejak 1930. Bis zaman dulu memakai gandengan. Gandengan itu berisi bunga yang dihantar di toko-toko bunga yang sejalan dengan route bis. Pesatnya pembangunan jalan raya di kota sebagai akibat perkembangan ekonomi, menjadikan bertambahnya pula armada bus kota di Jakarta. Di Jakarta operasional bus dikelola oleh Perum PPD, badan usaha milik DKl Jakarta. 

Perusahaan tersebut awalnya berstatus sebagai PN (Perusahaan Negara). Di tahun 1980-an telah memiliki tidak kurang dan 3.500 armada bus, yang terdiri dari bus-bus biasa dan bus-bus bertingkat. Selain itu angkutan penumpang di DKl juga ditangani oleh pihak swasta, seperti Mayasari Bhakti, Metro Mini, Kopaja, dan sebagainya. Sedangkan untuk melayani kebutuhan penumpang yang ingin cepat, PPD maupun Mayasari Bhakti mengoperasikan bus-bus Patas (cepat dan terbatas) pada rute-rute tertentu. Kemudian sejak 1988 Perum PPD telah mengoperasikan bus Patas ber-AC. Pada tahun 2005, untuk mengubah citra bus yang sebagai modal transportasi yang buruk manajemennya dan tidak nyaman dalam pelayanannya, diluncurkan Busway Transjakarta yang memiliki jalur khusus dan relatif bebas hambatan.