BOKOR, PULAU

Pulau Bokor merupakan salah satu pulau yang berada dalam gugusan Kepulauan Seribu. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Luas pulau ini sekitar 18 ha dan sepenuhnya difungsikan sebagai hutan lindung. Kawasan ini merupakan pulau tak berpayau dengan pantai berpasir putih.

 

Pulau Bokor hanya didiami satwa primata danmelata jenis kera ekor panjang, kadar, ular dan kalong. Salah satu satwa yang hanya ada di pulau ini adalah ular cincin emas yang hidup di sekitar kawasan hutan mangrove Pulau Bokor. Ular dengan warna hitam bercincin emas ini adalah ular dengan tingkat bisa menengah. Jika kita terkena gigitannya, bisa terjangkit demam dua hari hingga tiga minggu.

 

Pulau Bokor sudah ditetapkan sebagai daerah konservasi (cagar alam) oleh pemerintahan kolonial Hindia Belanda sejak tahun 1931 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 6  tanggal 15 November  1931 (staadblad 683) yang kemudian diperkuat dengan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7  tanggal 3 Mei 1939 (staadblad 245). Hal ini menunjukkan bahwa Pulau Bokor sudah lama mendapat perhatian dan terus dijaga kelestariannya. Saat ini pengunjung yang ingin memasuki Pulau Bokor harus mendapatkan izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta.