BILL SARAGIH

Seorang musisi dan vokalis jazz serba bisa. Nama aslinya Amirsjah Saragih, akrab disapa Bill. Lahir di Pematang Siantar, Simalungun, Sumatera Utara, 1 Juni 1933. Bakat musiknya menurun dari sang ayah, Jan Kaduk, yang secara spartan melatih anak-anaknya memukul gendang Batak. Pada pertengahan 1950-an, Bill pindah ke Jakarta untuk meneruskan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, tapi tidak sampai tamat. Sebab, musik jazz lebih kuat memanggil jiwanya. Dia justru bertemu dengan Marihot Hutabarat, Herman Tobing, Victor Tobing, Yus, Paul Hutabarat, Jack Lesmana, dan lain-lain. Mereka bermain musik untuk mengisi acara pesta dan mengiringi dansa.

Bill bersama Didi Chia, Hanni Joseph, Chris Patiwal, dan lain-lain membentuk kelompok musik Jazz Riders. Ketika Tim Kantoso menjadi manajer seni dan budaya di Hotel Indonesia, Jazz Riders bermain di Ramayana Restaurant, Hotel Indonesia. Grup ini membawakan lagu-lagu jazz standar, dan mengiringi Bob Tutupoli menyanyikan lagu-lagu Harry Belafonte.

Bill Saragih kemudian pergi ke Bangkok pertengahan 1965. Di sana, dia membentuk band Bill Saragih & Blue Notes bersama Bobby Lou dari Malaysia, yang bermain bas, dan Tony Mungkur dari Thailand, yang memainkan drum. Lionel Hampton, vibrafonis ternama datang ke Bangkok atas undangan Raja Thailand. Dia mengadakan pertunjukkan dan membuat acara workshop. Bill duduk paling depan menyaksikan permainan musisi jazz kenamaan dari Amerika Serikat itu. Suatu saat, Hampton "menantang" penonton ber-jam session dan ia pun nekad tampil memenuhi undangan itu. Tampil sepanggung dengan pemusik jazz dunia tersebut merupakan kenangan manis bagi Bill. Ia terpaksa tinggal di negeri orang sekedar untuk memainkan musik jazz lantaran di Indonesia jazz tak dihiraukan orang. Selain di Bangkok, Laos, dan Vietnam, dia pernah pula tinggal di Filipina, Jerman Barat, dan yang paling lama di Australia.

Di Jakarta Bill lebih sering berkumpul dengan musisi dan penyanyi - antara lain Sam Saimun, Bing Slamet, Marihot Hutabarat, Paul Hutabarat, Nick Mamahit, Jack Lesmana, Didi Chia, dan Murod, ketimbang aktif di bangku kuliah. Mereka berkumpul sambil bermain musik untuk mengisi pesta dan tampil di klub Wisma Nusantara, di kawasan Harmoni, Jakarta. Ia memperdalam ilmu musiknya dengan belajar secara tertulis pada Berklee College of Music, Boston, Amerika Serikat. Selain itu, pernah pula belajar di Conservatorium of Music, Sydney, Australia, dan kemudian berguru pada David Baker. Bill pun kerap tampil di panggung internasional, misalnya di Sydney Jazz Festival dan Manly Jazz Festival.

Setelah lebih dari 23 tahun merantau dan menimba ilmu di negeri orang, Bill pulang kampung pada pertengahan 1980-an. Di Jakarta dia membentuk kelompok band Bill Saragih Trio dengan anggota anak-anak muda. Dia juga sering bergabung dengan grup musik jazz lainnya secara freelance, mengisi acara hiburan di hotel-hotel Jakarta, klub-klub malam yang khusus menampilkan musik jazz.