Bersih Manusiawi Dan Berwibawa

Motto Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Wiyogo Atmodarminto, yang disingkat BMW. Makna pengertian bersih ingin diwujudkan bukan sekedar bersih dalam artian jasmani, melainkan juga meliputi kebersihan rohani bagi setiap aparat dan warga Ibukota. Dalam kaitannya dengan bersih jasmani, pemerintah terus berupaya mewujudkan kota yang bersih dan nyaman. Upaya ini berupa meningkatkan kesadaran akan arti penting kebersihan secara merata di seluruh wilayah kota serta mengikutsertakan pihak swasta dalam penanganan masalah kebersihan. 

Pengertian manusiawi, merupakan prinsip yang mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Dalam hubungan ini, maka salah satu upaya pemerintah meningkatkan derajat dan harkat manusia itu sendiri, melalui berbagai program. Antara lain perbaikan dan pemugaran kampung-kampung kumuh, pembinaan pedagang kaki lima, penyelesaian masalah becak, pembangunan rumah susun bagi golongan penghasilan rendah dan lain sebagainya.

Wibawa berarti kewajiban yang merupakan nilai keutamaan yang artinya disegani dan dihormati, bukannya ditakuti oleh karena kekuatan, kekuasaan maupun kekayaan, tetapi karena mampu tampil sebagai teladan, berprestasi dan mengayomi serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Dalam menegakkan kewibawaan ini, pemerintah senantiasa berupaya menegakkan hukum secara konsisten sesuai dengan aturan yang ada, melalui tindakan tegas terhadap pelanggar pembangunan gedung, pasar, pompa bensin yang tidak sesuai rencana kota atau tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan), pelaksanaan yustisi, penertiban bangunan liar, penindakan terhadap pejabat dan pegawai yang melakukan penyimpangan juga merupakan salah satu upaya penegakan wibawa.